Tak selamanya hadirku mampu melukiskan senyuman dibibirmu,
tak selamanya bahu ini mampu menjadi tempatmu menumpahkan segala irama tangismu,
tak selamanya senyuman ini mampu mengobati luka hatimu dan tak selamanya aku akan ada untuk dirimu.
Aku disini sebagai seorang lelaki yang mencoba untuk kau jadikan sebagai tempat berbagi,
seorang yang pantas untuk kau rindukan dan berharap aku memang pantas untuk kau cintai,
dengan segala kekurangan dan kelebihanku.
Apa yang kau beri adalah sebuah ketulusan walau bisa jadi aku telah salah mengartikannya.
Namun tak dapat kupungkiri bila hadirmu telah mengisi bagian yang hilang dalam diriku.
Saat engkau ada, kurasakan getar-getar yang dulu kukira telah mati, Cinta…
Kau 1 perempuan, mengusik lajuku berjalan.
Setiap detik kerinduan yang tercipta buahkan tanya,
pantaskah kupatahkan sayapku bila suatu ketika kusadari kau bukanlah untukku.
Jujur, dalam mimpi pun telah mampu merobohkanku, hilang ku tenggelam.
Setiap detik cemburu yang ada selalu menggodaku untuk memilikimu.
Kau 1 perempuan, beri aku 1 alasan mengapa kau harus temani mimpi-mimpiku ……..
